Amalan Sunah Menjelang Idul Fitri

Amalan Sunah Menjelang Idul Fitri
APA saja amalan sunnah menjelang Idul Fitri?

Rasulullah Saw memberi contoh, amalan sunah menjelang idulfitri antara lain mandi atau membersihkan diri sebelum berangkat shalat id, makan, minum, berhias secukupnya dengan pakaian terbaik, dan takbir.

Syekh Muhammad Shalih Al Munjid dalam buku Al Id Adabuhu waw Ahkamuhu sebagaimana dikutip Republika memaparkan beberapa amalan sunah yang dianjurkan sebelum melaksanakan shalat Id.

Mandi

Sebelum berangkat shalat disunahkan membersihkan diri dengan mandi.

Menurut Imam Nawawi, para ulama bersepakat soal sunah mandi sebelum shalat Id. Bila hendak menunaikan shalat Jumat saja dianjurkan mandi, tingkat kesunaan mandi pada hari raya jauh lebih besar.

Makan

Disunahkan makan alakadarnya sebelum berangkat ke tempat shalat Id. Anas bin Malik ra berkisah tentang kebiasaan Rasululullah Saw memakan sejumlah butir kurma beberapa saat ketika hendak keluar rumah menuju tempat shalat id.

Menurut Ibnu Hajar, makan sebelum shalat id guna mengantisipasi "kelebihan puasa" pada hari itu. Entah karena sebab lupa atau faktor lainnya. Bagi mereka yang tidak mendapatkan kurma, bisa menggantinya dengan alternatif menu makanan ringan lain.

Amalan Sunah Menjelang Idul Fitri: Takbir

Takbir Allahu Akbar
Takbir adalah mengucapkan kalimat thayibah "Allahu Akbar" (Allah Mahabesar). Takbir diperintahkan Allah SWT dalam Al-Quran.

"Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu membesarkan namaAllah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur" (QS. Al-Baqarah: 185)

Di Indonesia, malam sebelum idul fitri, dikenal dengan malam takbiran, yaitu aktivitas bertakbir sepanjang malam hingga subuh.

Mengumandangkan takbir sejak malam sebelum shalat id dilaksanakan hingga shalat id selesai dikerjakan merupakan tradisi para sahabat. 

Abdullah bin Umar, misalnya, bertakbir sejak malam hingga imam usai memimpin shalat Id.

Riwayat lain menyebutkan, Rasulullah Saw dan para sahabat takbiran sejak keluar rumah hingga smapai di tempat shalat Id.

Ibn Abi Syaibah meriwayatkan, Nabi Saw keluar rumah menuju lapangan kemudian beliau bertakbir hingga tiba di lapangan. Beliau tetap bertakbir sampai sahalat selesai. Setelah menyelesaikan shalat, beliau menghentikan takbir. (HR. Ibn Abi Syaibah)

Dari Nafi: “Dulu Ibn Umar bertakbir pada hari id (ketika keluar rumah) sampai beliau tiba di lapangan. Beliau tetap melanjutkan takbir hingga imam datang.” (HR. Al Faryabi).

Dari Muhammad bin Ibrahim (seorang tabi’in), beliau mengatakan: “Dulu Abu Qotadah berangkat menuju lapangan pada hari raya kemudian bertakbir. Beliau terus bertakbir sampai tiba di lapangan.” (Al Faryabi).

Pakaian Terbaik

Di hari lebaran disunahkan berhias diri secukupnya, seperti menggunakan pakaian yang laik, memakai wangi-wangian, dan tampil menarik pada hari kemenangan itu. 

Jabir bin Abdullah bertutur, Rasulullah Saw sengaja menyimpan dua potong baju yang khusus dikenakan di Idul Fitri. Hal ini mengilhami para sahabat. Abdullah bin Umar tiap kali Lebaran mengenakan busana yang paling bagus.

Syekh Shalih juga menyebut aktivitas berpahala menyambut Idul Fitri, yaitu saling berbagi ucapan dan doa. 

Diriwayatkan dari Jabir bin Nufair, para sahabat menggunakan momentum Idul Fitri untuk saling menyampaikan selamat atas kesuksesan menjalankan ibadah puasa selama sebulan penuh. Dengan harapan, segala amalan itu berdampak pada pribadi dan mendapat ganjaran-Nya.

Demikian Amalan Sunah Menjelang Idul Fitri. Wallahu a'lam bish-shawabi.*

Terima kasih sudah membaca Amalan Sunah Menjelang Idul Fitri. Mari sebarkan kebaikan!

Previous
« Prev Post

Artikel tentang Islam & Muslim lainnya

Inilah Islam
Inilah IslamUpdated: Tuesday, June 12, 2018

0 comments:

Post a Comment