Karakteristik Islam (3): Agama Praktis


Agama Islam datang untuk diterapkan dalam segenap aspek kehidupan manusia. Dengan demikian, bagi seorang yang beriman kepada Islam, wajiblah dia melaksanakan aturan-aturan Allah dalam kehidupannya sehari-hari.
Banyak sekali ayat Al-Quran yang mengaitkan keimanan seorang Muslim dengan keterikatannya kepada aturan-aturan Allah dalam segenap aspek kehidupannya. Jadi, antara iman dan amal dalam pandangan Islam, tidak bisa dipisahkan.

"Demi masa. Sesungguhnya manusia itu dalam keadaan merugi, kecuali orang-orang yang beriman dan beramal saleh (melaksanakan segala perintah Allah)... (Q.S. Al-'Ashr:1-3).
Keimanan dengan amal saleh merupakan syarat kebangkitan yang dijanjikan oleh Allah SWT.
"Allah telah berjanji kepada orang-orang beriman di antara kamu dan beramal saleh (melaksanakan segala aturan Allah) bahwa Allah sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa di bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang yang sebelum mereka berkuasa..." (Q.S. An-Nuur:55).
Demikian pentingnya perkaitan antara keimanan dengan keterikatan kepada segenap aturan Allah, ditegaskan dalam berbagai firman-Nya yang menyebut belum beriman atau kufur bagi orang-orang yang tidak mau tunduk kepada aturan Allah SWT (Q.S. Al-Maidah:44).
Islam, dengan demikian, adalah agama untuk diamalkan, bukan sekadar untuk diketahui atau dikagumi. Ia agama 'amaliyah (praktis). Tidak ada satu pun perintah Allah yang tidak bisa dilaksanakan manusia. Maka, tidak ada alasan untuk menyatakan bahwa hukum Islam itu utopis (khayalan) yang tidak bisa dilaksanakan oleh manusia. Wallahu a'lam.* 

Terima kasih sudah membaca Karakteristik Islam (3): Agama Praktis. Mari sebarkan kebaikan!

Previous
« Prev Post

Artikel tentang Islam & Muslim lainnya

Inilah Islam
Inilah IslamUpdated: Sunday, January 13, 2013

0 comments:

Post a Comment